Angkringan Lek Man, Angkringan Legendari di Jogja

Siapa yang tidak tahu nasi kucing, gorengan, sate usus, sate telur burung puyuh, kopi joss, es teh, es jeruk, es tape ketan dan lain-lain. Itu semua adalah menu yang disediakan di sebagian besar angkringan yang ada di Jogja.

Jika anda belum pernah mencoba ke warung angkringan, cobalah saat sedang liburan di Jogja sempatkan untuk mampir di warung angkringan. Dijamin makanannya enak-enak dan harganya cukup murah.

Salah satu angkringan yang terkenal di Jogja adalah Warung Angkringan Lek Man. Menu yang paling special adalah Kopi Joss.

Kopi joss ini unik, yakni kopi panas yang di dalamnya dimasukan bara dari arang panas, disaat bertemunya arang panas dengan kopi panas itu membuat bunyi seolah “joss.” Dari situ asal mual kopi joss.

Meskipun terkesan jorok dan tidak higienis, namun penikmat kopi ini cukup banyak, bahkan semakin hari semakin banyak yang ingin mencoba mencicipi kopi Joss ini.

Angkringan Lek Man berada di sebelah barat jalan Malioboro. Tepatnya dari malioboro anda berjalan ke utara atau ke Stasiun Tugu, setalah itu ada jalan ke barat, masuk. Tidak jauh dari situ, kiri jalan anda akan menemukan angkringan yang legendaris ini.

Mengapa legendaris, karena Angkringan ini merupakan salah satu pedagang awal angkringan di Jogja, Nama asli Lek Man adalah Siswo Raharjo yang merupakan anak laki-laki dari Mbah Pairo. Mbah Pairo adalah penjual angkringan pertama di Jogja, warung berkonsep angkringan dahulu disebut “ting ting hik” lalu pada tahun 1969 warung itu di wariskan pada anaknya. Sejak saat itu banyak penjual angkringan tersebar di kota Jogja.

Jika anda tertarik mencoba kopi joss atau makanan, datanglah ke Jogja dan buktikan kemurahan harganya.[dhi]